RSS

Arsip Bulanan: Desember 2012

Catatan Akhir Tahun

Sebentar lagi, kurang dari seminggu, kita akan meninggalkan 2012 dan menyongsong 2013. Apa yang sudah kamu perbuat untuk 2012? Kejadian terindah apa yang kamu alami di tahun yang kabarnya menjadi akhir dari kehidupan bumi ini? Dan, kejadian apa yang tak terharapkan yang mampir di hidupmu?
Saya, mempunyai banyak sekali peristiwa yang tak akan mampu saya lupakan. Well, 2012 begitu mengena di hati saya.

Saya mengawali tahun ini di Banjarmasin. Bekerja tak kenal lelah, di sebuah department store terkenal di Indonesia. Pikiran untuk keluar, resign dan memulai hidup di tanah Jawa mulai terbersit di benak saya. Setelah memilah dan menimbang, akhir Januari saya mengajukan surat keluar.

Bos saya sempat menentang keputusan saya. Namun saya bergeming. Saya bulatkan tekad, bahwa saya ingin berkarir di Jawa. Bukan di Pulau lain. Mengingat keluarga dan kekasih saya setia menunggu di Salatiga.

Akhir Februari, saya kembali ke kota saya tercinta, Salatiga. Well, saya bahagia, sekaligus sedih. Dengan kembalinya saya ke Salatiga, saya melepaskan pekerjaan saya, sehingga saya menyandang gelar baru, pengangguran. Akhirnya, saya kembali menjadi job seeker. Apply lamaran ke sana kemari, datang ke beberapa tempat untuk melakukan interview, dan berdoa agar saya segera mendapat pekerjaan.

Selama empat bulan saya menjadi job seeker. Di sela-sela mencari pekerjaan, saya menjalani hobi saya kembali. Berdansa dan bermain basket. Saya sempat mengikuti perlombaan di Safiel Jakarta, Surabaya dan Yogyakarta. Yah, meski seharusnya saya tahu, satu tahun gak latihan, membuat skill saya turun drastis 

Selama itu juga, saya tetap pada tujuan saya, mencari pekerjaan dan penghidupan yang layak. Tak mungkin saya menggantungkan hidup ke Ibu saya. Beliau sudah berumur. Bukan waktunya beliau membiayai saya. Saya yang seharusnya membiayai beliau. Namun, Tuhan tak cepat-cepat mengabulkan permintaan saya.

Total ada tiga perusahaan yang saya datangi untuk wawancara kerja. Satu retail, dua bank. Bank pertama, penempatan di Salatiga, namun akhirnya saya tolak, karena ada penawaran lain yang lebih menarik dari dua tempat ini.
Retail, salah satu yang terbesar di Indonesia. Dengan beragam brand yang terkenal. Harga yang mahal. Tenant di mal-mal terkenal. Saya diterima. Hampir tanda tangan kontrak, namun saya batalkan di detik-detik terakhir karena saya diterima di tempat saya bekerja sekarang, salah satu Bank terbesar di Indonesia.

Dan, di sinlah saya sekarang. Sedang belajar dan meniti karir di BCA. Saya tak pernah menyangka, akan menjadi bagian dari Bank ini. Yah, meskipun status saya sekarang masih Training. Namun, dalam waktu 6 bulan, saya menjadi karyawan BCA.

Sudah 6 bulan saya tinggal di Ibukota Indonesia. Macet. Crowded. Dan lagi-lagi, jauh dari pacar. Mungkin saya diharuskan untuk berpisah ( sementara ), agar nantinya bisa bersatu dan bersama pacar ( yang kemudian menjadi suami saya). Aamiin.

Saya tidak mau menetap di Jakarta. Untuk saya, Salatiga tetap menjadi yang terbaik. Meskipun hanya kota kecil. (hampir) tak ada hiburan. Namun, Salatiga selalu di hati.

Akan terasa susah, saat saya menjalani hidup ini dengan terpaksa. Makanya, saya berusaha menikmati alur hidup saya yang sudah ditentukan oleh Tuhan. Bukankah Dia adalah penulis skenario terhebat di dunia ini?

Saya sudah berusia seperempat abad. Dua puluh lima tahun. Bukan waktunya untuk main-main. Saya tahu, saya harus serius menghadapi hidup. Mungkin kemarin, setahun dua tahun ke belakang, saya hanyalah anak ingusan yang banyak bermimpi dan bermain. Namun sekarang, saya yakin saya bertumbuh dewasa, sejalan dengan waktu yang saya lalui.

Resolusi 2013? Ah, saya tak pernah mempunyai resolusi. Saya hanya berusaha menjalani hidup saya sebaik mungkin. Mengalir dan menikmati hidup, bukankah itu ciri khas orang sanguin? Bukan mempersiapkan apa yang akan terjadi dan membuat rencana yang detail 

Harapan saya, semoga saya tetap bahagia menjalani hidup saya. Baik saat saya berada di atas, maupun di bawah. Dan pastinya, saya tidak sendiri menjalani hidup saya. Ada Tuhan, Keluarga, Pacar, sahabat, kamu, kamu dan kamu semua yang sangat berarti untuk saya.

Selamat tinggal, 2012. Terima kasih untuk setiap perjalanan waktu dan hidup yang sudah kau ajarkan pada saya. Dan, selamat datang 2013. Bersama, mari kita jelang tahun yang baru dengan semangat dan lembaran hidup yang baru juga.

Pdm, 26 Des 2012

Faradudut

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 26, 2012 in Uncategorized

 

Tag:

 
%d blogger menyukai ini: